Kultum Subuh
Adab
Kepada Rasulullah ﷺ
Ustadz
Sadmonodadi
R |
asulullah ﷺ adalah utusan Allah yang membawa risalah
Islam kepada seluruh umat manusia. Sebagai umat Islam, kita wajib menghormati
dan memuliakan beliau dengan menerapkan berbagai adab yang telah diajarkan
dalam Al-Qur’an dan Hadis.
Adab kepada Rasulullah ﷺ adalah sikap hormat, cinta, dan
penghormatan yang tinggi kepada Nabi Muhammad ﷺ dalam bentuk keimanan, ketaatan, serta
meneladani akhlak dan sunnah beliau. Adab ini mencerminkan penghargaan seorang
Muslim terhadap Rasulullah ﷺ sebagai utusan Allah yang membawa petunjuk bagi umat manusia.
Berikut beberapa adab kepada
Rasulullah ﷺ yang harus kita amalkan:
1. Beriman dan Mencintai Rasulullah ﷺ
Beriman kepada Rasulullah ﷺ adalah bagian dari rukun iman. Mencintai
beliau lebih dari cinta kepada diri sendiri, keluarga, dan harta merupakan
tanda keimanan yang sempurna. Allah berfirman:
قُلْ إِن كَانَ
ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ
وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ
تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى
سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا
يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفَٰسِقِينَ
"Katakanlah (Muhammad),
jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu,
harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan
kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada
Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah
mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
fasik."
(QS. At-Taubah: 24)
Dari Anas bin Malik radhiallahu
‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَا يُؤْمِنُ
أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ
أَجْمَعِينَ
"Tidaklah sempurna iman
salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang
tuanya, anaknya, dan seluruh manusia." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Mengikuti dan Mentaati Rasulullah ﷺ
Mentaati Rasulullah ﷺ adalah bentuk ketaatan kepada Allah. Semua
perintah dan larangan yang disampaikan oleh beliau harus kita patuhi. Allah
berfirman:
مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ
فَقَدْ أَطَاعَ ٱللَّهَ ۖ وَمَن تَوَلَّىٰ فَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ عَلَيْهِمْ
حَفِيظًا
"Barang siapa yang
menaati Rasul, maka sungguh dia telah menaati Allah." (QS. An-Nisa: 80)
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُلُّ أُمَّتِي
يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللّٰهِ وَمَنْ يَأْبَى؟
قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى.
"Setiap umatku akan
masuk surga kecuali yang enggan." Mereka (para sahabat) bertanya,
"Siapa yang enggan itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab,
"Barang siapa yang mentaatiku, maka dia akan masuk surga. Dan barang siapa
yang mendurhakaiku, maka dia telah enggan." (HR. Bukhari)
3. Mengagungkan dan Memuliakan Rasulullah ﷺ
Umat Islam wajib mengagungkan dan
memuliakan Rasulullah ﷺ, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Allah
berfirman:
لَّا تَجْعَلُوا۟
دُعَآءَ ٱلرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَآءِ بَعْضِكُم بَعْضًا
"Janganlah kamu jadikan
panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian
yang lain."
(QS. An-Nur: 63)
Para sahabat menunjukkan
penghormatan besar kepada Rasulullah ﷺ. Mereka tidak pernah meninggikan suara di
hadapan beliau, sebagaimana firman Allah:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟ لَا تَرْفَعُوٓا۟ أَصْوَٰتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ ٱلنَّبِىِّ وَلَا
تَجْهَرُوا۟ لَهُۥ بِٱلْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَن تَحْبَطَ
أَعْمَٰلُكُمْ وَأَنتُمْ لَا تَشْعُرُونَ
"Wahai orang-orang yang
beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi dan janganlah
kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian
kamu terhadap sebagian yang lain, agar tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan
kamu tidak menyadari."
(QS. Al-Hujurat: 2)
4. Mengucapkan Shalawat kepada Rasulullah ﷺ
Salah satu bentuk penghormatan
kepada Rasulullah ﷺ adalah dengan bershalawat kepadanya. Allah
berfirman:
إِنَّ ٱللَّهَ
وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan
malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman!
Bershalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh
penghormatan."
(QS. Al-Ahzab: 56)
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ
وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
"Barang siapa yang
bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh
kali."
(HR. Muslim)
5. Meneladani Akhlak dan Sunnah Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ adalah uswah hasanah (teladan yang baik).
Kita harus berusaha untuk mengikuti jejak beliau dalam segala aspek kehidupan. Allah
berfirman:
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ
فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ
وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
"Sungguh, telah ada
pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu." (QS. Al-Ahzab: 21)
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَمَنْ أَحْيَا
سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي
"Barang siapa yang
mencintai sunnahku, maka ia mencintaiku, dan barang siapa mencintaiku, ia akan
bersamaku di surga."
(HR. Tirmidzi)
6. Membela Rasulullah ﷺ dan Agamanya
Seorang Muslim wajib membela kehormatan
Rasulullah ﷺ dan ajaran Islam dari penghinaan atau
penyelewengan. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ
أَخِيهِ, رَدَّ اللَّهُ عَنْ وَجْهِهِ النَّارَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barang siapa yang
membela kehormatan saudaranya, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari api
neraka pada hari kiamat."
(HR. Tirmidzi)
Kisah para sahabat menunjukkan
betapa mereka rela berkorban demi membela Rasulullah ﷺ, seperti Abu Bakar yang melindungi beliau
saat di Gua Tsur dan Ali bin Abi Thalib yang menggantikan beliau di tempat
tidurnya saat hijrah.
Kesimpulan
Sebagai umat Islam, kita harus menunjukkan adab yang
baik kepada Rasulullah ﷺ dengan mencintai, menaati, mengagungkan,
bershalawat, meneladani, dan membela beliau. Semua itu merupakan bentuk
kecintaan kepada Rasulullah ﷺ yang akan membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba yang selalu mencintai dan mengikuti
sunnah Rasulullah ﷺ. Aamiin.
Posting Komentar