Kultum Subuh

Adab Menerima Taqdir

Ustadz Sadmonodadi

 

T

akdir adalah ketetapan Allah yang telah ditentukan sejak sebelum manusia diciptakan. Setiap manusia akan menghadapi berbagai peristiwa dalam hidupnya, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Sebagai seorang Muslim, kita harus menerima takdir dengan penuh keimanan dan kesabaran, karena semua yang terjadi merupakan bagian dari rencana Allah yang penuh hikmah.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)

Ayat ini mengajarkan bahwa apa yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, kita perlu bersikap ridha terhadap segala ketetapan-Nya.

Berikut ini beberapa adab dalam menerima takdir :

1.      Bersabar dalam Menghadapi Ujian

Sabar adalah kunci utama dalam menerima takdir, terutama ketika menghadapi musibah atau cobaan. Rasulullah bersabda:

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

"Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin! Sesungguhnya segala urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ia ditimpa kesulitan, ia bersabar, maka itu juga baik baginya." (HR. Muslim)

Dengan bersabar, seseorang akan mendapatkan pahala besar dari Allah dan hatinya menjadi lebih tenang dalam menghadapi segala keadaan.

2.      Ridha terhadap Ketetapan Allah

Ridha berarti menerima dengan ikhlas segala keputusan Allah tanpa ada perasaan tidak suka atau marah. Rasulullah bersabda:

وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ

"Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka ujian. Barang siapa ridha, maka baginya keridhaan (dari Allah), dan barang siapa murka, maka baginya kemurkaan (dari Allah)." (HR. Tirmidzi)

Dengan sikap ridha, hati akan menjadi lebih lapang dan tidak mudah gelisah menghadapi kehidupan.

3.      Tidak Berputus Asa dari Rahmat Allah

Ketika menghadapi kesulitan, seorang Muslim tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah. Allah berfirman:

لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

"Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)

Keyakinan bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya akan membuat seseorang tetap optimis dan tidak mudah menyerah.

4.      Bersyukur dalam Setiap Keadaan

Seorang Muslim harus senantiasa bersyukur, baik dalam keadaan senang maupun sulit. Rasulullah bersabda:

مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ

"Barang siapa yang tidak bersyukur atas yang sedikit, maka ia tidak akan bersyukur atas yang banyak." (HR. Ahmad)

Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah menerima takdir dengan hati yang lapang dan penuh keikhlasan.

5.      Berdoa dan Bertawakal kepada Allah

Setelah berusaha dengan maksimal, seorang Muslim harus menyerahkan hasilnya kepada Allah. Bertawakal berarti percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah yang terbaik menurut-Nya. Allah berfirman:

وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا

"Dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai pelindung." (QS. Al-Ahzab: 3)

Doa juga merupakan wujud kepasrahan kepada Allah. Dengan berdoa, hati akan menjadi lebih tenang dalam menerima segala ketetapan-Nya.

Kesimpulan

Menerima takdir dengan baik adalah tanda keimanan seorang Muslim. Dengan bersabar, ridha, tidak berputus asa, bersyukur, dan bertawakal, seseorang akan lebih mudah menghadapi segala ketentuan Allah. Semua yang terjadi dalam kehidupan ini mengandung hikmah yang mungkin belum kita pahami. Oleh karena itu, kita harus yakin bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang selalu bersabar dan ridha dalam menerima takdir-Nya. Aamiin.

 

-----------

 Download Versi PDF

 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama