Kultum Subuh

Bersyukur kepada Manusia

Ustadz Sadmonodadi

 

 Pendahuluan

B

ersyukur adalah salah satu akhlak terpuji yang dianjurkan dalam Islam. Secara umum, bersyukur berarti mengakui dan menghargai kebaikan yang diberikan oleh Allah maupun oleh sesama manusia. Tidak hanya kepada Allah, Islam juga mengajarkan umatnya untuk berterima kasih kepada sesama manusia atas kebaikan yang telah mereka lakukan dan atas nikmat Allah yang tercurah melalui mereka. Sikap ini mencerminkan kesadaran seseorang akan nikmat yang diterima serta menumbuhkan hubungan harmonis antar sesama.

Makna Bersyukur kepada Manusia

Bersyukur kepada manusia berarti mengakui dan menghargai setiap kebaikan dan bantuan yang diberikan oleh orang lain. Syukur ini bisa berupa ucapan terima kasih, tindakan baik yang membalas kebaikan, atau bahkan doa agar kebaikan mereka dibalas dengan yang lebih baik. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya berterima kasih kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya, tetapi juga kepada manusia yang telah berperan dalam kehidupan mereka, yang melalui mereka nikmat-nikmat Allah kita terima. Hal ini menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan dan saling berinteraksi.

Perintah Bersyukur

Islam mengajarkan kepada mukmin untuk bersyukur.  Dalam surat Luqman ayat 14 Allah SWT berfirman:

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

"Dan kami perintahkan kepada manusia (untuk berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku tempat kembali." (QS. Luqman: 14)

Ayat ini menekankan pentingnya bersyukur kepada kedua orang tua. Allah SWT menyebutkan secara khusus bahwa kita harus bersyukur kepada orang tua atas segala pengorbanan yang mereka lakukan dalam merawat dan mendidik kita. Hal ini juga menunjukkan bahwa bersyukur kepada manusia, dalam hal ini orang tua, merupakan bentuk rasa terima kasih yang diajarkan dalam Islam.

Perintah bersyukur juga disampaikan Rasulullah SAW dalam sabda beliau :

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

"Barang siapa tidak bersyukur kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Abu Dawud)

Hadis ini dengan jelas mengungkapkan bahwa syukur kepada manusia adalah bagian dari syukur kepada Allah. Jika kita tidak bisa bersyukur kepada sesama manusia yang telah memberikan bantuan dan kebaikan, maka kita juga tidak layak dianggap telah bersyukur kepada Allah yang telah memberikan segala nikmat-Nya. Ini mengajarkan bahwa rasa syukur tidak hanya terbatas pada ibadah ritual, tetapi juga dalam hubungan sosial dengan sesama.

Bentuk-Bentuk Bersyukur kepada Manusia

1.      Mengucapkan Terima Kasih

Ucapan sederhana seperti "terima kasih" atau "jazakallah khairan" (semoga Allah membalas dengan kebaikan) merupakan bentuk penghargaan yang dapat membuat orang lain merasa dihargai.

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ، فَقَالَ لِفَاعِلهِ : جَزَاكَ اللهُ خَيْراً ، فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ

 Barangsiapa yang diperlakukan baik, lalu ia mengatakan kepada pelakunya, ‘Jazakallahu khairan (artinya: Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan)’, maka sungguh ia telah sangat menyanjungnya.” (HR. Tirmidzi.

2.      Membalas Kebaikan dengan Kebaikan

Rasulullah juga bersabda:

 وَمَنْ صَنَعَ إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا مَا تُكَافِئُونَهُ فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَرَوْا أَنَّكُمْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ

"Barang siapa yang diperlakukan dengan kebaikan, maka hendaklah ia membalasnya. Jika ia tidak mampu membalasnya, maka hendaklah ia mendoakannya sampai merasa cukup bahwa ia telah membalasnya." (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i)

Dari hadis ini, kita diajarkan untuk tidak hanya menerima kebaikan, tetapi juga berusaha membalasnya dengan cara yang sepadan atau setidaknya dengan doa kebaikan.

3.      Tidak Mengingkari Kebaikan Orang Lain Mengakui jasa dan bantuan orang lain adalah tanda rendah hati dan kesadaran bahwa manusia hidup dalam keterhubungan sosial. Mengingkari kebaikan orang lain merupakan tanda kesombongan yang dikecam dalam Islam.

Manfaat Bersyukur kepada Manusia

  1. Menjalin Hubungan yang Baik. Rasa syukur mempererat hubungan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
  2. Menanamkan Sikap Rendah Hati. Orang yang banyak bersyukur cenderung lebih rendah hati dan tidak sombong karena ia menyadari bahwa banyak orang yang membantunya dalam kehidupan.
  3. Meningkatkan Kebahagiaan. Bersyukur membuat hati lebih tenang dan bahagia karena selalu melihat sisi positif dalam hidup.

Kesimpulan

Bersyukur kepada manusia adalah bagian dari akhlak terpuji yang diperintahkan dalam Islam. Dengan mengucapkan terima kasih, membalas kebaikan, serta tidak mengingkari jasa orang lain, seseorang telah menjalankan ajaran Islam dengan baik. Sikap ini tidak hanya mempererat hubungan sosial tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah, karena siapa yang bersyukur kepada manusia, berarti ia juga bersyukur kepada Allah.

 

          Download Versi PDF 

 

Post a Comment

أحدث أقدم